Breaking News

PEMUDA DAN MAHASISWA PAPUA SELATAN HARUS BERSATU.

PEMUDA DAN MAHASISWA PAPUA SELATAN HARUS BERSATU.

pertemuan antara pemda merauke dan mahasiswa d manokwari.

Mahasiswa dan pemuda asal Papus Selatan (PS) di kota studi manokwari sore tadi pada pukul 6:00 Wit melakukan perundingan dengan pemda kab.merauke yang diwakili bagian aset daerah. Dalam perundingan tersebut dibahas mengenai aset-aset yang merupakan milik pemda merauke antara lain asrama serta atribut bagian dalamnya.
Namun sayangnya kehadiran tim bagian pendataan aset ini mereka pun belum mengetahui persoalan yang selama ini sedang terjadi di antar sesama mahasiswa dan pemuda PS di manokwari, yaitu ada beberapa oknum mahasiswa dan pemuda asal suku marind yang mengkleim bahwa asrama Anim-ha di kota studi manokwari adalah khusus untuk milik mahasiswa asal merauke yang berasal dari suku marind sehingga mahasiswa yang berasal dari tiga kabupaten lain harus keluar dari asrama, sehingga hal ini dapat menimbulkan perbedaan pendapat dan perselisian pemahaman antar mahasiswa asal suku marind dan tiga kabupaten tersebut. akibatnya hingga kini hubungan harmonis sebagai keluarga besar PS tidak terjalin dengan baik.

Pada kesempatan itu pemda kab.merauke yang diwakili bagian aset ini mengatakan, untuk masalah aset ini urusan pemda kab.merauke yang nantinya akan melanjutkan koordonasi dengan sekda merauke setelah setibahnya di merauke, sehingga mahasiswa tidak perlu menciptakan perbedaan antar sesama mahasiswa PS sendiri karena dilihat dari nama Anim-Ha adalah manusia sejati sehingga mahasiswa dan pemuda PS di seluruh nusantara harus bersatu untuk membawa perubahan demi PS kedepan, hal ini disampaikan oleh Kabig Aset pemda merauke ibu M.Kaise dalam pertemuan yang berlangsung tadi sore di asrama mahasiswa Anim-Ha di manokwari papua barat.

Marius Jawa,SH.MH salah satu toko intelektual PS di manokwari mengatakan, mahasisws san pemuda PS di manokwari harus bersatu dan tidak ada perbedaan antara sesama kaum PS sendiri. Menurutnya, aset yang dibangun pemda merauke adalah ibarat musamus atau semut yang bersatu untuk melakukan aktivitas didalam satu rumah. Pria asal suku kimaam ini menegaskan agar keempat kabupaten, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat bekersama untuk untuk membangun asrama mahasiswa yang lebih besar dan layak untuk menampung mahasiswa dari keempat daerah tersebut.

Sementara itu ketua himpunan mahasiswa dan pemuda Papua Selatan kota studi Manokwari Geradus Tembut dalam arahannya menjelaskan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan kedepan yang nantinya akan siap untuk membangun PS sehingga keempat Pemda ini harus bersatu untuk bekerja sama dalam membangun asset yang ada termasuk SDM Papua Selatan. Tandas Geradus.

Sedangkan dilihat dari sisi kekeluargaan anatar sesama mahasiswa, pemuda dan masyarakat papua selatan yang ada di manokwari hingga kini belum terjalin dengan baik karena ada beberapa oknum pemuda dan masyarakat asal suku marind yang mengkleim tentang aset asrama Anim-Ha untuk menjadi milik pribadi suku marind sehingga oknum tersebut melakukan tindakan-tidakan yang tidak sesuai dengan maksud untuk mengusir mahasiswa dari ketiga kabuopaten untuk segera keluar dari asrama dan asrama Anim-Ha direncana untuk mendajikan kosan-kosan.

Oleh sebab itu selaku wakil ketua Kerukunan Keluarga Besar Papua Selatan Theo Mumkim Apay menegaskan agar tidak ada perpecaan antara sesama mahasiswa, pemuda dan masyarakat PS di manokwari. Menurutnya asrama adalah aset pemda sehingga kebijakan akan diambil dari pemda yang bersangkutan, yang ada koordinasi yang baik antara keempat pemda di wilayah PS. (*7)



1 comment: