Breaking News

Menyonsong hut RI ke 74 tahun Warga Kampung Inoduas melaksanakan berbagai jenis lomba. Ini momen sejarah baru, dua anggota dewan terpilih langsung turut hadir bersama rakyat.

Acara pembukan lomba kegiatan menyonsong hut RI ke 74 thn di kampung Inoduas (Kamis, 01/08/2019)

Manokwari, Atmimpost - Menjelang perayaan Hut RI ke 74 tahun Warga kampung Inoduas distrik manokwari utara hari ini Kamis, 1 Agustus 2019 resmi menggelar berbabagai jenis kegiatan lomba. Sejak kampung Inoduas didirikan pada tahun 2002 ini baru dilakasanakan kegiatan perlombaan menyonsong hut RI. 

Kegiatan ini dilakukan oleh pemuda karang taruna bersama masyarakat  kampung Inoduas dan Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) universitas Papua yang sedang melaksanakan kegiatan KKN di kampung Inoduas.

Berbagai jenis lomba yang siap dilaksanakan sesuai keputusan panitia yakni ada dua kategori lomba diataranya lomba kategori anak dan kategori dewasa. Untuk lomba kategori anak terdiri dari lomba makan kerupuk, mewarnai gambar, lompat karung, jalan kelereng, masukan paku kedalam botol, puisi, dan lomba bakia. Sedangkan untuk lomba kategori dewasa terdiri dari lomba futsal, gawang mini, volley putri, tarik tambang, gaplek dan lomba yospan panggung, demikian disampaikan ketua panitia Musa Y Krimadi dalam laporan sambutan saat acara pembukaan kegiatan lomba di lapangan kampung Inoduas kamis, 1Agustus 2019.

Lanjut Musa, untuk lomba kategori anak akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 dan akan di koordinir oleh mahasiswa KKN, sedangkan untuk lomba kategori dewasa sudah mulai dari tangal 01 sampai dengan tanggal 15 Agustus. Untuk kriteria lomba kategori anak ini semua akan di atur oleh mahasiswa KKN sementara kategori dewasa akan di atur oleh panitia inti.ungkap Musa.

Dalam laporan ketua panitia sebut sumber dana yang dilaksanakan adalah berasal dari sumber daya pemuda dan masyarakat kampung dan bantuan dari kepala kampung Inoduas senilai tiga empat juta rupiah (Rp.34.000.000:-), jelas Musa. 
Lanjut Musa, meskipun kondisi lapangan sedang dibangun dan belum maksimal diselesaikan oleh kontraktor tetapi karena keinginan pemuda dan masyarakat untuk meramaikan kegiatan menyonsong hari kemerdekaan RI ke 74 tahun dan sebagai warga negara yang baik sehingga bisa dengan terpaksa melaksanakan kegiatan lomba di lomba di lapangan yang sedang di bangun, terang Musa.

Kepala kampung Inoduas Piter Dowansiba dalam sambutannya mengatakan, kampung Inoduas ini baru di mekar san belum perna dilaksanakan kegiatan seperti ini sehingga baru pertama dilakukan oleh pemuda karang taruna di kampung sehingga selaku pimpinan masyarakat di kampung Ia membantu dengan iklas demi kemajuan pembangunan di kampung Inoduas. Saya dukungan kegiatan lomba ini karena ini bagian pembangunan kampung, klo pemuda aktif pasti pembangunan akan berjalan lancar karena pemuda adalah tulang punggung dari barometer pembangunan di kampung Inoduas.tutur Piter dalam sambutannya.

Sementara Mesak Dowan selaku sekretaris kampung Inoduas mengatakan, kampung baru pertama  melakukan kegiatan menyonsong hut RI kali ini, sejak Kampung Inoduas di buka pada tahun 2002 belum perna mengadakan kegiatan-kegiatan perlombaan. Sehingga dengan momen hut RI ke 74 tahun ini kali kami pemerintah kampung Inoduas bertujuan untuk menggerakkan pemuda di kampung untuk melibatkan diri dalam kegiatan pembangunan kampung. Apalagi sekarang momen hari kemerdekaan ini kami aerahkan ke pumuda untuk mengatur kegiatan sehingga benar-benar kampung Inoduas ada mengambil bagian dalam memperingati hari kemerdekaan negara Republik Indonesia yang sebagai warga negara yang baik.ungkap Mesak saat di tanya media ini usai acara pembukaan kegiatan lomba.

Menurut Mesak dengan momen hut RI ini kita bentuk panitia untuk mengadakn berbagai jenis kegiatan lomba supaya bisa merangkul kampung kampung tetangga seperti Pami, Sairo, Bremi dan kampung sekitar distrik pantai utara sehinga dengan momen ini bisa mempererat hubungan emosional kekeluargaan masyarakat kampung Inoduas dan Kampung lain.ungkap Mesak.

Mesak pun menyampaikan terima kasih kepada kedua anggota dewan perwakilan rakyat yang sudah turut hadir dalam acara pembukan kegiatan lomba ini. Saya berharap pada penutupan kegiatan ini bapak bupati Manokwari bisa ikut hadir dan menutup kegiatan lomba ini, tutur Mesak. Ia juga memberikan aspirasi kepada salah satu mahasiswa KKN Unipa yang memberikan untuk buat kegiatan menyonsong hut RI ke 74 tahun sehingga terbentuk nya penitia pelaksana sehingga kegiatan ini bisa dapat berjalan. Terima juga kepada adik2 mahasiswa yang mendukung pemerintah kampung selama ini dan hari mahasiswa langsung terlibat dalam panitia untuk melaksanakan kegiatan bersama pemuda dan masyarakat di kampung Inoduas, ungkap Mesak.

Acara pembukaan Kegiatan lomba menyong hut RI ke74 tahun ini dihadiri juga dua anggota dewan perwakilan rakyat kabupaten Manokwari terpilih Yuatus Dowansiba dan Aloysius Siep. Kehadiran kedua anggota dewan terpilih ini sebagai wujud partisipasi dan rasa tanggung jawab kepada rakyat sehingga kehadiran wakil rakyat juga untuk merampung aspirasi rakyat di kampung Inoduas dan akan diperjuangkan di kursi dewan ketika sudah resmi menjabat sebagai wakil rakyat.

Justus Dowansiba selaku calon ketua DPRD kabupaten Manokwari usai acara pembukaan mengatakan, dirinya sangat memdukung kegiatan pemuda seperti ini dan ketika kami resmi duduk di kursi dewan pasti memperjuangkan aspirasi. Saya tidak janji tapi nanti kita saja kedepan yang penting kami sudah datang sendiri dan lihat kondisi di kampung karena itu tujuan kami berdua kesini, ungkap Justus. Janji itu utang maka saya tidak bisa pastikan karena kalo orang janji itu kebanyakan tidak tetapi janji tersebut maka itu nanti lihat saja kedepan setelah kami resmi duduk di kursi dewan, pungkasnya.

Justus dalam sambutannya mengatakan, dirinya memberikan apresiasi kepada kepala kampung atas kinerja yang luar biasa dalam membangun kampung Inoduas. Saya sangat bangga dengan kepala kampung Inoduas yang punya hati rakyat sehingga bisa mendukung kegiatan ini dan semua kegiatan masyarakat di kampung ini. Dan saya lihat juga kampung Inoduas ini sudah ada perubahan dan ada kemajuan, ungkap Justus.

Sementara Aloysius Siep selaku anggota dewan terpilih mengatkan, siap mendukung semua kegiatan kemasyarakatan dan siap membela aspirasi rakyat saat di kursi dewan nanti. Kegiatan seperti ini harus kita dukun supaya pemuda terus semangat dan aktif dalam semua kegiatan pembangunan di kampung. Aloysius yang juga mantan presiden mahasiswa universitas Papua ini juga memberikan aspirasi kepada pemyda dan pemerintah kampung Inoduas atas kebijakan lomba yang dibuat ini. Saya dan kaka dewan Justus tidak bisa berjanji tapi nanti kita saja kedepan. Kami naik karena rakyat oleh sebab itu kami pun harus benar-benar membela aspirasi rakyat, ungkap Aloysius saat berdiskusi usai acara buka lomba.

Acara pembukaan lomba menyonsong hut RI ke 74 tahun di kampung Inoduas ini dibuka secara resmi langsung oleh anggota dewan terpilih Justus Dowansiba dengan melakukan tanda simbol menendang bola ke ke arah gawang.

Pertandingan pertama diawali dengan dua tim sepak bola futsal yaitu tim Emanuel Fc berhadapan tim Insifuri FC dan akhirnya tim Emanuel FC berhasil mengalakan tim Insifuri dengan skor akhir 5:1. Tim Emanuel FC memperoleh score 5 poin dan tim Insifuri FC memperoleh score 1, sehingga tim Emanuel FC merebut kememangan pada pembukaan lomba turnamen.

Dijadwalkan  lomba gawang mini akan mulai bertanding pada tanggal  05 Agustus nanti, rencana semua jenis perlombaan akan berakhir pada tanggal 16 Aguatus dan pada tanggal ialah hari puncak untuk memperingati hari kemedekan sekaligus mengumumkan dan membagikan hasil lomba. Pada tanggal 17 juga akan di isi dengan hiburan musik rakyat (live music concert).

(AP/ Issac)

No comments