Mahasiswa KKN Unipa Berikan Pelatihan Komputer Kepada Aparat Kampung Inoduas.
Manokwari, Atmimpost - Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sangat perlu di era ini. Hampir semua urusan administrasi di perkantoran semua berurusan dengan teknologi informasi sehingga perlu di terapkan di semua kalangan terutama di instansi pemerintahan maupun swasta.
Dengan melihat pentingnya teknologi informasi yang semakin berkembang maka Pemerintah kampung Inoduas yang terletak di distrik manokwari utara kabupaten Manokwari ini menyambut baik kehadiran mahasiswa kuliah kerja nyata universitas Papua (KKN Unipa) yang memberikan beberapa ilmu kepada masyarakat, salah satunya adalah ilmu Pengetahuan teknologi informasi.
Pemerintah kampung inoduas yang diikuti para aparat kampung mengikuti pelatihan komputer yang di berikan oleh mahasiswa KKN Unipa. Para aparat kampung inoduas yang terlibat langsung untuk mengikuti pelatihan adalah terdiri biro-biro pemerintah kampung dan Badan musyawara kampung (BAMUSKAM).
Issac C.Minipko selaku instruktur pelatihan mengatakan, memang perlu dibekali secara bertahap karena mayoriras aparat kampung adalah masyarakat awam sehingga perlu ikuti bertahap mulai dari dasar dasar pengenalan komputer hingga ke pengenalan softwar, seperti mengetahui cara ketik di MS Word. Karena menurut Issac bagi para aparat kampung minimal mereka harus tahu hidupkan komputer dan bisa mengetik di Microsoft Word untuk membantu dalam mengatur manajemen administrasi kampung yang benar.tutur Issac.
Issac yang juga selaku gubernur mahasiswa fakultas Teknik universitas Papua yang mengambil jurusan Teknik Informatika ini mengaku, saat memberikan pelatihan komputer kepada para aparat kampung di Inoduas ini sangat antosias oleh para aparat kampung karena menurut mereka ilmu teknologi informasi ini perlu diterapkan di kalangan masyarakat karena sangat pengting skali, jelas Issac.
Issac pun berharap setelah mahasiswa KKN ini pulang mungkin ada keberlanjutan dari dinas yang terkait untuk melanjutkan apa yang sudah di rintis oleh mahasiswa KKN Unipa. Saya berharap pelatihan komputer ini bisa dikembangkan oleh aparat kampung itu sendiri. Mungkin pemerintah kampung bisa masukan dalam perencanaan pembangunan desa lalu mengudang narasumber untuk bisa memberikan pelatihan lebih lanjut. Jika kedepan mau undang kami untuk kembali memberikan ilmu seperti ini kami siap melayani, tutur Issac.
Sementara Ronal Awam salah satu peserta pelatihan merasa bangga dengan pelatihan komputer yang diikuti karena menurutnya sangat membantu mereka. Ronald yang juga selaku aparat kampung di bidang kaur pemerinrahan ini merasa tidak puas dengan ilmu yang didapat ini karena hanya dua kali pertemuan saja sehingga belum terlalu maksimal dalam menyerap ilmu secara maksimal. Untuk itu dirinya mengaku akan usul ke kepala kampung untuk memasukan program pelatihan komputer dalam perencanaan kampung supaya program ini bisa dilaksanakan lagi karena sangat bermanfaat bagi mereka, ungkap Ronald.
Mesak Dowansiba selaku sekretaris kampung inoduas saat ditemui di kediamannya mengatakan, memang kami sangat butuh sekali ilmu semacam ini karena sangat bermanfaat bagi para aparat kampung, terutama sekretaris kampung. Mesak yang juga selaku aktivis ini mengaku dirinya akan berdiskusi dengan kepala desa untuk memasukan program ini dalam rencana anggaran belanja (RAB) desa pada tahap berikut sehingga kegiatan pelatihan ini bisa kami buat lagi, yang jelas kami akan undang ade ade mahasiswa yang KKN ini kembali untuk memberikan materi lagi, ungkap Mesak.
Saya ingin aparat perangkat desa di kampung inoduas ini minimal mereka bisa mengopersi komputer seperti saya, supaya mereka (aparat kampung/red) melaksanakan manajemen pada bidang masibg-masing dengan sistem terkomputerisasi karena sekarang sudah teknologi sehingga semua aparat saya sudah bisa mengenal dunia IT, ya minimal bisa ketik.tutur Mesak.
(AP/Issac)
Dengan melihat pentingnya teknologi informasi yang semakin berkembang maka Pemerintah kampung Inoduas yang terletak di distrik manokwari utara kabupaten Manokwari ini menyambut baik kehadiran mahasiswa kuliah kerja nyata universitas Papua (KKN Unipa) yang memberikan beberapa ilmu kepada masyarakat, salah satunya adalah ilmu Pengetahuan teknologi informasi.
Pemerintah kampung inoduas yang diikuti para aparat kampung mengikuti pelatihan komputer yang di berikan oleh mahasiswa KKN Unipa. Para aparat kampung inoduas yang terlibat langsung untuk mengikuti pelatihan adalah terdiri biro-biro pemerintah kampung dan Badan musyawara kampung (BAMUSKAM).
Issac C.Minipko selaku instruktur pelatihan mengatakan, memang perlu dibekali secara bertahap karena mayoriras aparat kampung adalah masyarakat awam sehingga perlu ikuti bertahap mulai dari dasar dasar pengenalan komputer hingga ke pengenalan softwar, seperti mengetahui cara ketik di MS Word. Karena menurut Issac bagi para aparat kampung minimal mereka harus tahu hidupkan komputer dan bisa mengetik di Microsoft Word untuk membantu dalam mengatur manajemen administrasi kampung yang benar.tutur Issac.
Issac yang juga selaku gubernur mahasiswa fakultas Teknik universitas Papua yang mengambil jurusan Teknik Informatika ini mengaku, saat memberikan pelatihan komputer kepada para aparat kampung di Inoduas ini sangat antosias oleh para aparat kampung karena menurut mereka ilmu teknologi informasi ini perlu diterapkan di kalangan masyarakat karena sangat pengting skali, jelas Issac.
Issac pun berharap setelah mahasiswa KKN ini pulang mungkin ada keberlanjutan dari dinas yang terkait untuk melanjutkan apa yang sudah di rintis oleh mahasiswa KKN Unipa. Saya berharap pelatihan komputer ini bisa dikembangkan oleh aparat kampung itu sendiri. Mungkin pemerintah kampung bisa masukan dalam perencanaan pembangunan desa lalu mengudang narasumber untuk bisa memberikan pelatihan lebih lanjut. Jika kedepan mau undang kami untuk kembali memberikan ilmu seperti ini kami siap melayani, tutur Issac.
Sementara Ronal Awam salah satu peserta pelatihan merasa bangga dengan pelatihan komputer yang diikuti karena menurutnya sangat membantu mereka. Ronald yang juga selaku aparat kampung di bidang kaur pemerinrahan ini merasa tidak puas dengan ilmu yang didapat ini karena hanya dua kali pertemuan saja sehingga belum terlalu maksimal dalam menyerap ilmu secara maksimal. Untuk itu dirinya mengaku akan usul ke kepala kampung untuk memasukan program pelatihan komputer dalam perencanaan kampung supaya program ini bisa dilaksanakan lagi karena sangat bermanfaat bagi mereka, ungkap Ronald.
Mesak Dowansiba selaku sekretaris kampung inoduas saat ditemui di kediamannya mengatakan, memang kami sangat butuh sekali ilmu semacam ini karena sangat bermanfaat bagi para aparat kampung, terutama sekretaris kampung. Mesak yang juga selaku aktivis ini mengaku dirinya akan berdiskusi dengan kepala desa untuk memasukan program ini dalam rencana anggaran belanja (RAB) desa pada tahap berikut sehingga kegiatan pelatihan ini bisa kami buat lagi, yang jelas kami akan undang ade ade mahasiswa yang KKN ini kembali untuk memberikan materi lagi, ungkap Mesak.
Saya ingin aparat perangkat desa di kampung inoduas ini minimal mereka bisa mengopersi komputer seperti saya, supaya mereka (aparat kampung/red) melaksanakan manajemen pada bidang masibg-masing dengan sistem terkomputerisasi karena sekarang sudah teknologi sehingga semua aparat saya sudah bisa mengenal dunia IT, ya minimal bisa ketik.tutur Mesak.
(AP/Issac)


No comments